Breaking News

Tertinggi di Papua Barat"POSITIF BARU 114 ORANG, DUA PASIEN SEMBUH"




 Sorong papua barat - tabloid npp.Semakin bertambah lagi 114 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sorong. Kasus Positif ini merupakan total terkonfirmasi dengan rekor baru dan tertinggi sejak virus Covid-19 masuk di Kota Sorong. Demikian penyampaian Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi.,MM pada jumpa pers yang berlangsung di depan Posko Satgas Covid-19, Jumat (9/10/2020).


      Dengan penambahan tersebut setelah pihaknya menerima hasil pemeriksaan swab sebanyak 371 sampel, dan terdapat penambahan positif Covid-19 sebanyak 114 orang. Dengan demikian, total positif di Kota Sorong saat ini menjadi 1.164 kasus. Selain itu, jumlah pasien sembuh bertambah 2 orang, sehingga total sembuh di Kota Sorong menjadi 493 orang.



     Sebut Jubir, saat ini pihaknya sedang melakukan karantina terhadap Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 55 orang di Diklat Kampung Salak. Kemudian, saat ini tim satgas Covid-19 kota sorong juga sedang memproses 870 sampel.

 

Berikut ini keseluruhan perkembangan data Covid-19 di Kota Sorong:


(1) Kontak erat

Total = 5.573

Proses karantina = 83

Discharded = 5.460


(2) Suspek

Total = 652

Dalam pemantauan = 109

Sedang dirawat = 10

Discharded = 533


(3) Probable = 5

Total = 5


(4) Hasil pemeriksaan

Terkonfirmasi = 1.164

Negatif = 3.544

Sembuh = 493


(5) Pasien Meniggal:

RT-PCR(+) = 19

RT-PCR(-) = 4

Probable suspek = 5



"Untuk yang terkonfirmasi saat ini berjumlah 1.164, dan total yang sembuh 493, kemudian 19 yang meniggal, dan yang dikarantina 55 orang. Dalam penambahan positif Covid-19, klaster  dari kasus positif masih sama seperti sebelumnya, yaitu  klaster keluarga dan klaster perkantoran," kata Jubir.


Dijelaskan, pihaknya kini sedang mempersiapkan dan memproses pasien terkonfirmasi positif untuk dimasukan ke Diklat Kampung Salak. Sebutnya juga, pihaknya mengalami kendala karena terdapat pasien terkonfirmasi positif yang tidak mau dimasukkan ke Diklat Kampung Salak.


"Sekarang di Kampung Salak, pasien yang bisa masuk ada sekitar 150, dan kapasitasnya akan kami kembangkan terus. Tapi saat ini kami sedang melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang terkonfirmasi positif, untuk mau atau bersedia ditangani di Kampung Salak," ucap Jubir.


Disebutkan, pasien yang dirawat di Diklat Kampung Salak akan mendapatkan penanganan dengan profesional oleh tim medis, mulai dari  makanan, vitamin dan gizi yang diatur oleh ahli gizi  yang sudah sesuai dengan Prosedur Tetap (Protap) yang berlaku. Pasien juga ditangani oleh dokter untuk memantau perkembangan kesehatan pasien, agar mempercepat proses kesembuhan pasien.


Terkait aksi damai yang dilakukan mahasiswa sejumlah kampus di wilayah Sorong dan sejumlah pelajar STM di kantor DPRD Kota Sorong, Jumat (9/10/2020), Jubir berharap agar tetap menerapkan protokol kesehatan, untuk menghindari terjadinya penyebaran atau penularan virus Covid-19 saat dilakukan aksi damai tersebut,"tegasnya.


(Timo/leo)

Tidak ada komentar