Breaking News

Anggota DPRD Kota Sorong Sesalkan Demo Omnibus Law Berujung Ricuh

 




Sorong papua barat - tabloid npp.Sangat disayangkan Oleh Anggota DPRD kota Sorong Dalam Aksi Demo Tolak UU Omnibus Law oleh puluhan Mahasiswa Dan Pelajar.

"Diberitakan sebelumnya,bahwa aksi demo penolakan terhadap UU omnibus law didepan gedung DPRD kota sorong provinsi papua barat pada jumat,9/10/2020 oleh aliansi mahasiswa yang di warnai adanya tindakan anarkis,sehingga petugas harus memukul mundur demontran dari gedung DPRD kota sorong.

Untuk itu Sejumlah anggota DPRD kota sorong sangat menyesali perbuatan yang di lakukan oleh sejumlah mahasiswa.aksi demo yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa di Kota Sorong pada hari Jumat 9 Oktober 2020. 



Dalam aksi demo tersebut sehingga mengakibatkan kejadian tersebut berujung dengan rusuh.

Menurut Elizabeth Nauw (wakil ketua II DPRD kota sorong)menyayangkan aksi demo menolak UU cipta tenaga kerja atau Omnibus Law yang berujung ricuh.Untuk itu Sejumlah anggota DPRD kota sorong memohon kepada kapolres kota sorong agar segera menangkap orang orang yang melakukan perusakan pada sejumlah fasilitas yang ada di sekitar gedung DPRD kota sorong termasuk mobil dari salah satu anggota DPRD kota sorong.Dirinya juga mengatakan bahwa unjuk rasa adalah sesuatu aspirasi yang di perolehan dan di lindungi Undang undang,namun jika sudah menganggur bahkan merusak fasilitas gedung itu sudah masuk ke tanah hukum,"ujar Elizabeth nauw".

Untuk itu dirinya sangat menyayangkan dengan aksi demo hingga berujung pada perusakan bahkan dirinya meminta kepada aparat kepolisian agar segera menangkap dan memproses hukum kepada pelaku pengrusakan tersebut karena semua itu adalah tugas kepolisian,siapa pun yang merusak fasilitas publik harus di tangkap dan diproses hukum,jelasnya.


Kemudian menurut ketua komisi III DPRD kota sorong Gusti Sagrim juga meminta agar segera menangkap pelaku pengrusakan gedung DPRD kota sorong,sehingga kejadian ini tidak terjadi lagi.sehingga aksi demo yang seharusnya berjalan damai akhirnya berakhir dengan ricuh dan merusak fasilitas kantor DPRD kota sorong dan dirinya menegaskan agar kapolres kota sorong segera menangkap dan memproses pelaku pengrusakan gedung DPRD tersebut,"tegas Gusti Sagrim. 


Hal serupa juga di katakan wakil ketua I DPRD kota sorong (Melkianus Way)dari partai Demokrat menginginkan agar pelaku pengrusakan di kantor DPRD kota segera di tangkap dan di proses secara hukum.karena bukan hanya gedung yg di lempari kaca namun mobil anggota DPRD kota sorong juga di rusak oleh para pendemo,"kata wakil ketua I DPRD kota sorong.


“Pada kesempatan ini, juga Elizabeth Nauw (wakil ketua II DPRD kota sorong),juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi untuk melakukan tindakan anarkis khususnya pada saat melakukan demo. Ia juga  menyebutkan, aksi demo  oleh kelompok mahasiswa yang berakhir dengan ricuh dan merusak fasilitas publik,sehingga protokol kesehatan dengan menjaga jarak,mencuci tangan dan memakai masker juga tidak di taati lagi,"tegasnya.


(Timo)

Tidak ada komentar