Breaking News

Satgas Pamrahwan yonif RK 762/VYS Mendapatkan Pengarahan Danrem 181/PVT.

 



Sorong papua barat -tabloid npp.Danrem 181/PVT Brigjen TNI Yulius Selvanus memberikan pengarahan Kesiapan Satgas 2 Kompi Yonif RK 762/VYS berjumlah 250 orang yang akan melaksanakan Tugas Operasi Pamrahwan di wilayah Prov. Papua Barat yang dihadiri oleh Kasrem 181/PVT Kolonel Inf I Wayan Sandi Susila, Para Kasi Korem 181/PVT,  Danyonif RK 762/VYS Letkol Inf Charlie Clay Lorando Sondakh, S.E., Wadanyon RK 762/VYS Kapten Inf Armawansyah Siregar, S.E, Pasi Ops Korem 181/PVT Lettu Inf Taufan bertempat di Aula Soedirman Yonif RK 762/VYS Jln. Basuki rahmat Km 10 Kelurahan Klawalu Distrik Sorong Timur Papua Barat.



Danrem 181/PVT Brigjen TNI Yulius Selvanus dalam arahannya menyampaikan pembekalan berbagai ilmu pengetahuan selama dalam latihan pratugas hendaknya menjadi modal  dasar dalam pelaksanaan tugas di medan operasi, dan ingatlah bahwa bagi prajurit, setiap tugas merupakan kehormatan yang harus dijaga integritasnya untuk tujuan yang lebih besar yaitu menjaga kedaulatan NKRI. Danrem 181/PVT menekankan melalui semangat juang yang tinggi seluruh prajurit Satgas Pam Rahwan Yonif RK  762/VYS harus bersama-sama dengan komponen masyarakat lainnya mewujudkan stabilitas yang kondusif di wilayahnya.



Gerakan separatis masih menjadi isu keamanan dalam Negeri, mengingat masih adanya pihak-pihak tertentu yang berkeinginan memisahkan diri dari NKRI dengan mengeksploitasi kelemahan-kelemahan dalam penyelenggaraan fungsi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Itulah salah satu persoalan yang menonjol dan mengemuka dibidang pertahanan dan keamanan yang perlu kita cermati bersama, untuk menanggapi perkembangan situasi itu, dibutuhkan energi yang besar dalam pola sikap, pola pikir dan  pola tindak yang harus tertuang dalam konsepsi yang matang, sehingga dapat menyatukan tekad, semangat dan komitmen demi tetap tegaknya NKRI. 



Kepada seluruh prajurit Satgas Yonif RK 762/VYS harus senantiasa menyadari dan tetap memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, para prajurit harus senantiasa meningkatkan kemampuan profesionalisme keprajuritan guna mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI dan senantiasa dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan serta mengenali adat istiadat di wilayah penugasan sehingga diharapkan dapat menciptakan situasi yang harmonis dan kondusif agar kita tidak terjebak kedalam konspirasi yang mengarahkan TNI untuk melakukan pelanggaran HAM sebagai salah satu isu global.

(Timo/leo)

Tidak ada komentar