Breaking News

Kehadiran Paljek Di tengah Pandemi Covid -19 ,"Bagaikan Butiran Air Ditengah Padang Pasir"

Palembang, Tabloid NPP - Kehadiran Palembang Gojek (Paljek) di tengah wabah Pandemi Covid-19, mendapat apresiasi tersendiri bagi Wakil Walikota (Wawako) Palembang yang hadir dalam Acara Louncing Paljek di Gunz Cafe, Minggu (27/09/2020).

Wawako Fitrianti Agustinda mengatakan bahwa ditengah Pandemi ini masyarakat untuk tetap optimis,untuk tetap mencari peluang usaha yang sekiranya bisa menjadi modal kehidupan kedepan.

"Paljek di harapkan mampu mengurangi angka pengganguran di Kota Palembang, mudah - mudahan nanti Paljek akan membantu dan memudahkan aktifitas kita," terangnya.

Satu pesan yang selalu di tekankan Wakil Walikota Palembang ini untuk selalu menjaga Protokol Kesehatan dimanapun berada.

Ditempat yang sama Andi Darmawan selaku owner mengatakan, "kehadiran Paljek di harapkan mampu membantu menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan berkembang di Kota Palembang.

Dengan mengusung tarif termurah yakni tiga ribu perkilo meter, diharapkan akan memperbanyak pengguna Paljek ini,"ujarnya.

"Driver saat ini telah berjumlah 500, sementara untuk menarik dan memanjakan konsumen akan di berikan reward berupa satu unit rumah untuk pemakai paljek terbanyak tanpa diundi," jelasnya.

"Layanan yang telah berjalan saat ini antara lain palride, palcar, pal service, palfood dan UMKM, saat ini 100 mitra resto telah bekerja sama dengan Paljek,"terangnya lagi.

Sekda Provinsi Sumatera Selatan Nasrun Umar yang juga hadir pada acara tersebut mengatakan louncing paljek hari ini "bagaikan menambah butiran air ditengah padang pasir", dirinya menjelaskan ditengah pandemi covid -19, dimana semua sektor terdampak terutama sektor ekonomi.

"Oleh karena itu Pemerintah selalu memcarikan jalan, jangan sampai masyarakat semakin terpuruk.

Karena  kita tahu keranda ekonomi dapat berjalan bejerja hari ini untuk hidup besok begitu seterusnya.

Saya mengapresiasi setinggi-tingginya, dengan telah terbentuk dan louncing Paljek ini ,tetapi tetap pada Protokol kesehatan," pungkasnya. (yanti)

Tidak ada komentar