Breaking News

KUNJUNGAN KERJA GUBERNUR PAPUA BARAT KE WILAYAH SORONG



Sorong papua barat - tabloid npp. Brigjen TNI Yulius Selvanus menyambut Kunjungan Kerja Gubernur Provinsi Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan ke wilayah Sorong, dihadiri oleh Walikota Sorong Drs. Ec. Lambertus Jitmau, M.M, Danpasmar III Brigjen TNI  Mar Edi Juardi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Papua Barat Jongky Fonataba, S.Sos, M.M, Kasi Intel Korem 181/PVT Letkol Arh Donny Indiawan, Kasi Ter Korem 181/PVT Letkol Arm Djoko Sujarwo, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman,SE, M.I.Pol, MM, Kapolres Sorong Kota AKBP Ari Nyoto Setiawan. S.Ik, MH, Asisten III Bid. Adm. Umum Setda Kota Sorong Ruddy Rudolph Laku, S.Pi, MM, Kepala BPBD Kota Sorong Herlin Sasabone ST, bertempat di bandara DEO Sorong Prov. Papua Barat.(kamis,30/07/20)

Selanjutnya Danrem 181/PVT Brigjen TNI Yulius Selvanus, mendampingi Gubernur Provinsi Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan melaksanakan peninjauan warga masyarakat yang terdampak korban banjir di Kota Sorong beberapa waktu yang lalu, diantaranya di kampung Bugis KM. 10 Kelurahan Matalamagi Distrik Sorong Timur serta melaksanakan tatap muka dengan masyarakat setempat. Penyampaian Ketua RT 05 Kel. Matamalagi bahwa Penambang pasir liar yang tidak punya surat ijin mohon segera di tutup karena dampak nya terjadi banjir, “mohon di tertibkan kembali yang menambang pasir Liar di galian C yang tidak mempunyai surat ijin”. Kemudian Bpk Eko (LSM) juga menyampaikan penerapan pada galian C ini mohon ditertibkan, pengerukan pada saluran air yang tersumbat 3 bulan sekali mohon segera dilaksanakan, jumat bersih diharapkan difungsikan lagi kepada masyarakat. Menanggapi penyampaian dari masyarakat, Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan menyampaikan “semoga tidak terjadi lagi bencana banjir dan untuk penambang pasir liar kita akan tegakan aturan sesuai dengan aturan yang berlaku, untuk masalah Galian C propinsi yang keluarkan ijin tetapi ada surat rekomendasi dari Pemerintah Kota Sorong sehingga pihak Provinsi bisa mengeluarkan surat ijin, yang tidak punya ijin harus di tertipkan agar tidak ada lagi penambang pasir liar, mari kita jaga alam, kita jaga hutan, jaga laut, agar nanti kita tinggalkan anak cucu kita sumber mata air bukan kita tinggalkan air mata” kata Gubernur.

Selesai melaksanakan peninjauan di kampung Bugis Km. 10, dilanjutkan ke Komplek Melati Raya Km. 8,5 Kelurahan Klasabi untuk menyerahkan bantuan kepada korban yang terdampak banjir dan tanah longsor pada tanggal 16 Juli 2020 dan disambut oleh Kepala BPBD Prov. Papua Barat Derek Apnir, S.Sos MM dilajutkan dengan penyampaiannya bahwa update data yang terdampak banjir pada tanggal 16 Juli 2020 di Kota Sorong sebanyak 9000 jiwa tersebar di 10 Distrik. Kemudian Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan memberikan bantuan berupa :
1) Beras : 53.642.400 KG
2) Perlengkapan Sekolah : 40 Paket 
3) Dandang : 200 Paket 
4) Perlengkapan Keluarga : 150 Paket 
5) Selimut : 240 Lembar 
6) Perlengkapan Bayi : 200 Paket 
7) Matras : 120 Lembar 
8) Tenda Gulung : 30 Lembar 
9) 1000 masker dan obat obatan.
10) Untuk korban luka akibat banjir akan mendapatkan santunan sebesar : Rp 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah) 
11) Untuk korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesaar Rp 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah). Gubernur Papua Barat menyampaikan yang pada intinya bantuan tersebut nantinya akan diterima oleh Walikota dan akan diteruskan kepada warga yang terdampak baik yang meninggal maupun yang terluka. Tentunya besaran santunan yang diberikan sudah sesuai dengan undang undang, mari kita selalu berdoa agar musibah dan wabah Covid 19 ini segera berakhir, untuk itu mari kita mulai dari pribadi kita untuk melawan Covid 19 ini, mudah-mudahan data korban banjir dari BPBD sudah semuanya, sehingga tidak ada lagi yang tertinggal, saya berharap bapak walikota dapat mengatasi banjir ini agar kedepan kejadian ini tidak terulang lagi.

Selesai melaksanakan kunjungan masyarakat terdampak banjir, selanjutnya Gubernur Provinsi Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan melaksanakan Penyerahan Bantuan Program Tangan Kasih Pemerintah Provinsi Papua Barat kepada Pekerja Formal dan Informal se Sorong Raya bertempat di Gedung Samusiret Kantor Walikota Sorong.  Dalam sambutannya Walikota Sorong Drs. Lambert  Jitmau MM menyampaikan selamat datang kepada Bapak Gubernur beserta tim yang datang untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Sorong, Terima kasih kepada Gubernur Papua Barat telah meninjau lokasi banjir yang sudah hadir dan turun di lapangan serta terima kasih sudah memberikan bantuan kepada korban banjir dan bantuan Covid-19, Kota ini merupakan kota warisan, dulu dibangun tidak sesuai perencanaan sehingga masyarakat membangun sesuai keinginan masing- masing sehingga tidak beraturan akibatnya pembangunan drainase tidak teratur sehingga pada saat hujan mengakibatkan banjir, Selamat datang kepada masyarakat penerima bantuan formal dan informal yang diberikan oleh Gubernur Papua Barat.

Sambutan Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan menyampaikan dampak pengambilan galian C ini mengakibatkan banjir di sekitar galian C, ini merupakan catatan penting bagi Pemerintah Provinsi dan kota Sorong sehingga kedepan menjadi evaluasi bagi kita semua, dengan adanya dampak Covid-19 ini, yang berdampak kepada kesehatan, sosial dan ekonomi, sehingga pusat menginstruksikan kepada pemerintah merevisi APD 2020 ini untuk di gunakan kepada penanganan dampak Covid-19. Melalui tangan kasih pemberian bantuan pekerja formal dan informal ini kita dapat menyalurkan bantuan kepada korban banjir ataupun terdampak Covid-19 sehingga pemberian bantuan dapat merata di masyarakat.

Selanjutnya Gubernur Papua barat beserta rombongan menuju Masjid Al Akbar Kota Sorong dan menyerahkan hewan kurban, Ketua MUI Kota Sorong Abdul Manan Fakaubun S.PDI dalam sambutannya menyampaikan dalam suasana Idul Adha ini sudah syariat umat Islam untuk penyembelihan hewan kurban, khusus di Masjid Agung ini Bapak Gubernur Bapua Barat memberikan bantuan 2 ekor hewan kurban, kami segenap umat Islam Kota Sorong mengucapkan terima kasih. (Timo/leo)

Tidak ada komentar