Breaking News

Polsek Gelumbang dan Petugas Pengamanan PT KAI Berhasil Menciduk Pencuri Pendrol Rel Kereta Api


Muara Enim, Tabloid NPP - Jajaran Pengamanan Polsek Gelumbang dan Polsus PT KAI berhasil mengamankan tiga pelaku pencuri pendrol yaitu CG (17) dan RK (24), warga dusun II Desa Tanjung Pinang Ogan ilir, sedangkan F (23) warga dusun I Desa Bitis Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim.

Kapolsek Gelumbang AKP. Priyatno, SH.SIK membenarkan telah mengamankan tiga tersangka pencurian besi pengikat (pendrol) rel kereta api beserta barang bukti.[10/06]

Masih kata Kapolsek Gelumbang
AKP. Piyatno SH, SIK, ”Pelaku pencurian pendrol  yang pertama berinisial (CG) yang masih di bawah umur tetapi pelaku residipis dan sudah di ponis di pengadilan Kayu Agung. Pelaku ke dua berinisial( RK), barang bukti yang di dapat di TKP pertama di KM 366 +4/5 jalur hulu desa Segayam berupa 49 besi pendrol. Pelaku melakukan kejahatannya dengan cara memukul besi pembatas rel tersebut dengan mengunakan palu.

TKP ke dua di KM 343+7/8 jalur hulu Desa Karang Endah, pelaku berinisial( FN) dgn barang bukti 41 pendrol dan 1 unit mbl toyota kijang GX warna biru laut, ”ungkap Kapolsek Gelumbang.

Pendrol atau biasa disebut kait rel merupakan salah satu elemen prasarana sangat penting untuk menunjang keselamatan oprasional Kereta Api.

Manager Humas Divre III Palembang Aida suryanti menyampaikan, ”pada tanggal 11 dan 20 mei 2020  jalur Kreta Api wilayah Indralaya-Gelumbang yang sering terjadi pencurian pendrol.

Berkat kerjasama unit Pengamanan PT.KAI dan Kepolisian sektor  Gelumbang serta masyarakat, pencuri bendrol berhasil di tangkap.
Masih kata Aida, di Divre III Palembang masih sering terjadi pencurian material prasarana dan sarana Kreta Api di antaranya pendrol, rel, kawat sinyal, semboyan 21 (tanda atau lampu berwarna merah pada kedua sisi kreta/gerbong, menandakan bahwa kreta/gerbong mengakhiri rangkaian kreta api).

PT KAI (Persero) Divre III Palembang sangat berharap bantuan dan
dukungan dari Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, khususnya Kepolisian Resort dan Kepolisian Sektor di sepanjang wilayah operasional dan masyarakat untuk terus menjaga perjalanan kreta api, dengan mensosialisasikan dampak bahaya dan hukuman jika melakukan pencurian sarana serta prasarana kreta api, ”tutup Aida. [Dian]

Tidak ada komentar