Breaking News

Pertemuan Sosialisasi Pendisiplinan atau Penertiban Protokol Kesehatan New Normal Kepada Masyarakat dan Pelaku Usaha di Pasar Sentral Remu Kota Sorong

Pertemuan Sosialisasi Pendisiplinan atau Penertiban Protokol Kesehatan New Normal Kepada Masyarakat dan Pelaku Usaha di Pasar Sentral Remu Kota Sorong

Sorong.papua barat..
Pertemuan Sosialisasi Pendisiplinan atau Penertiban Protokol Kesehatan New Normal Kepada Masyarakat dan Pelaku Usaha di Pasar Sentral Remu Kota Sorong, yang di pimpin oleh Staf ahli Bid. Hukum dan Politik Pemda Kota Sorong, H. Tamrin Tajudin. SE bertempat di Jln Basuki Rahmat KM.10 Kelurahan Klawuyuk Distrik Sorong Timur Kota Sorong, Prov Papua Barat.(Rabu,24/06/2020).

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kepala BPBD Kota Sorong (Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong )Herlin Sasabone, ST, Dandim 1802/ Sorong Letkol Inf Budiman, SE., M.I.Pol., M.M., Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.IK, MH, Wakapolres Sorong Kota Kompol Hengki, S.Ik, Danramil 1802-01 Sorong Timur Kapten Inf Arujin, Kapolsek Sorong Timur AKP I. Rizkiadi,S.Ik, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Sentral (APPS ) Remu  Kota Sorong H.Ahmad Yani, KKSS Kota Sorong H. samsuddi Johan,SH, Penasehat KKSS Kota Sorong H. Amiruddin. Patutu, Penggurus AsosiasinPedagang Pasar Sentral ( APPS ) Remu Kota Sorong.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Sentra (APPS) Pasar Remu Kota Sorong H.Ahmad Yani menyampaikan terima kasih atas kehadiran Pemerintah, TNI-Polri untuk memberi pemahaman protokol pendisiplinan masyarakat dan pelaku usaha di dalam Pasar Sentral Remu Kota Sorong.

Sehingga“Kami berharap kepada pelaku usaha dalam penyampaian nanti apabila ada yang belum jelas dapat di tanyakan,sehingga pertemuan ini dapat menghasilkan sesuatu yang dapat di mengerti dan di laksanakan oleh masyarakat dan pelaku usaha di dalam Pasar Sentral Remu,” harap H.Ahmad Yani".

Kemudian Kepala BPBD Kota Sorong (Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Sorong) Herlin Sasabone,ST,juga menyampaikan bahwa dengan aktifitas di Pasar sentral,dirinya sangat mengharapkan kepada pelaku usaha agar tetap selalu mengikuti protokol kesehatan sehingga  mengaturnya dengan baik, sehingga kita selalu akan menjaga Kesehatan. Kami juga berharap agar jangan ada lagi orang yang menyampaikan dari Klaster Pasar Sentral Remu,"himbau nya".

Lanjutnya“Kami sangat berharap agar mari kita sama - sama  mendukung Pemerintah dan TNI-Polri yang sedang bekerja untuk melakukan kegiatan Penormalan dan pendisiplinan protokol kesehatan kepada masyarakat yang melakukan aktifitas di Pasar Sentral ini,untuk itu mari kita sama - sama menjaga diri kita Semua dari penyebaran Virus Corona,” ungkapnya.

Kemudian ditempat yang sama, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Budiman, S.E., M.I.Pol., M.M.juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memberi kepercayakan kepada TNI-Polri untuk melaksanakan aturan New Normal di seluruh Indonesia terutama di Kota Sorong, yang mana ada 330 titik yang mendapat prioritas dalam menghadapi hidup normal dalam Pendemi Corona. 

“Perlu kita ketahui bahwa perkembangan di dunia terkait Politik Global salah satunya peran ekonomi. sehingga ini perlu kita perhatikan dengan baik di dalam melaksanakan perputaran ekonomi khusunya di wilayah Kota Sorong,”ucap  Dandim 1802".

Lebih lanjut Dandim mengatakan, “dengan perkembangan situasi ini, kita sebagai masyarakat Kota Sorong tidak terpengaruh dengan kejadian-kejadian di daerah lain sehingga dapat berimbas terhadap berkembangnya ekonomi di Kota Sorong ini,” ungkapnya.

Masih kata Dandim, terkait dengan Virus Corona ini merupakan suatu pendemi yang perlu kita sikapi dengan tenang untuk menghadapinya sehingga kota sorong  tidak terjadi penambahan Positif yang baru lagi dan kita tahu,bahwa semua negara berlomba-lomba untuk menjaga masyarakatnya agar  tidak terpapar dengan Virus Corona ini.

“Kami juga melihat situasi di Pasar sehingga di harapkan agar pelaku usaha dapat mengikuti Protokol Kesehatan yang telah di himbau oleh pemerintah dan Satgas Covid-19 Kota Sorong.” Harap Dandim

Setelah diadakan pertemuan dan sosialisasi  pendisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan di Pasar Sentral Remu antara Pemerintah, TNI-Polri, Pelaku Usaha dan Masyarakat. Pelaku usaha sangat mendukung sehingga kita dapat memutus  mata rantai dari  penyebaran Virus Corona tersebut dan kami berharap tidak ada Klaster Pasar Sentral Remu,"terangnya".
(Timo/leo)

Tidak ada komentar