Breaking News

Satres Narkoba Musi Banyuasin Berhasil Ungkap Kepemilikan 100,75 Gram Sabu dan 246 Butir Extasy


Musi Banyuasin, Tabloid NPP - Satuan Reserse (Satres ) Narkoba Polres Musi Banyuasin, mengungkap 1 Kasus atas nama Deden Saputra dan Wilgen Libran Yaitu atas Kepemilikan Sabu seberat 100,75 dan 246 Butir Pil Extasy.
Sementara itu 1 LP Pengguna yang adalah salah satu ASN ( Aparatur Sipil Negara ) di Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Dan dua tersangka berhasil di amankan yaitu atas Nama Alex Sander dengan Kepemilikan Sabu seberat 0,24 gram yang berhasil di sita dari tangan Alex Sander.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem S.I.K, melalui Kompol Irwan Andeta SI.K dalam Press Realasenya, menjelaskan Senin 18 Mei 2020 sekitar Pukul 14.30 Wib Anggota Satres Narkoba Polres Muba di Pimpin Langsung oleh Kasat Narkoba AKP Deddy Haryanto, SH. Telah berhasil menangkap Deden Saputra di Dusun 1, Desa Lais, Kecamatan Lais, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin
Setelah di lakukan Penggeledahan terhadap kedua tersangka Anggota berhasil menemukan Barang Bukti Sabu seberat 100.75 gram dan 246 Butir Pil Extacy. Yang berhasil di amankan dari tangan kedua tersangka, ujar Kapolres melalui Wakapolres Muba Kompol Irwan Andeta, S.I.K. Kamis, 28 Mei 2020.
Di lanjutkan Wakapolres di TKP yang berbeda, Anggota Satres Narkoba pada hari Rabu, 20 Mei 2020 sekitara Pukul 20.00 Wib, tepatnya di Jalan Letnan Nur, kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu. Yang berhasil mengamankan 2 orang tersangka pengguna yakni Meta Oktaviansyah dan Alex Sander.
Dari Barang Bukti yang di sita di perkirakan nilainya sebesar Rp. 206.400.000. Maka dalam hal ini Aparat Kepolisian berhasil menyelamatkan 650 Anak Bangsa dari Penyalahgunaan Narkotika yang di konsumsi 1/orang, tandas Wakapolres.
Di tambahkannya lagi untuk kedua jaringan Bandar Narkoba di jerat dengan pasal 114 ayat 2 Jo pasal 132 subsider Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 dengan ancaman 5 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara.sedangkan untuk kedua pengguna di jerat dengan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 132 lebih subsider Pasal 127 ayat 1 huruf A UU No 35 Tahun 2009 dengan Ancaman maksimal 4 Tahun Penjara, ungkap Kompol Irwan. (Mailan/rill).

Tidak ada komentar