Breaking News

Dukung New Normal, SAJOJO, JPK Dan AMPU Menggelar Dialog Kebangsaan


Banten, Tabloid NPP - SAJOJO (Sahabat Joeang Jokowi), JPK (Jamaah Pengajian Kebangsaan), AMPU (Aliansi Mubaligh Perekat Umat) dan beberapa elemen lainnya, Sabtu 30 Mei 2020 menggelar acara Halal Bihalal Online dan Dialog Kebangsaan yang bertemakan "Pro Kontra New Normal".

“New normal” atau bisa dikatakan sebagai pola hidup baru sebagai bentuk adaptasi masyarakat dengan Covid-19 masih menjadi perdebatan. Pemerintah sedang melakukan persiapan untuk memasuki new normal walaupun sebenarnya, mengacu pada indikator yang diberikan oleh WHO, Indonesia belum layak memasuki fase tersebut.

Di samping itu, adaptasi dengan new normal pun tidak mudah. Dibutuhkan gotong royong antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku bisnis dan usaha, serta seluruh komponen masyarakat tanah air. Informasi valid dari pemerintah pusat pun harus terus mengalir dan diharapkan berada dalam satu komando.

Seiring dengan pandemi Covid 19 yang tak kunjung usai. Sebagaimana diketahui, semenjak merebaknya Covid 19 di penjuru dunia, termasuk Indonesia, aktivitas masyarakat sangat dibatasi. Sehingga masyarakat lebih banyak beraktifitas di rumah bahkan beribadahpun dirumah saja dan apabila keluar rumah atau berada diruang publik  mengenakan protokol kesehatan.


Pandemi Covid 19 juga berdampak pada keadaan ekonomi negara-negara terdampak, tak terkecuali Indonesia. Bahkan bisa dikatakan “lumpuh” dari sektor perekonomian.

Maka dari itu, kehidupan new normal disebut sebagai bagian dari exit strategy di tengah pandemi Covid 19 . Lalu apa sebenarnya istilah new normal yang tengah ramai diperbincangkan itu?

“Definisi new normal itu sendiri adalah skenario untuk mempercepat penanganan Covid 19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario new normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional.

new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal. Namun, perubahan ini ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid 19. “Prinsip utama dari new normal adalah menyesuaikan dengan pola hidup. Protokol kesehatan menjadi aturan yang disebutkan dalam implementasi new normal, yakni dengan menjaga jarak sosial dengan mengurangi kontak fisik dengan orang lain. Dalam hal ini, masyarakat akan menjalani kehidupan new normal hingga ditemukan vaksin, yang dapat digunakan untuk menangkal virus corona. Transformasi ini adalah untuk menata kehidupan dan perilaku baru, ketika pandemi, yang kemudian akan dibawa terus ke depannya sampai ditemukan vaksin untuk Covid-19,” demikian dituturkan oleh Gus Sholeh selaku inisiator acara.


Acara Dialog Kebangsaan via virtual Zoom ini diikuti oleh 38 orang dengan narasumber sebagai berikut:
Gus Sholeh Mz (Kordinator Relawan SAJOJO).
Novy Viky Akihari
(Aktivis Indonesia Timur).
KH M Nova Andika, SE, ME (Ketua PP BAMUSI Bid.Hukum & Public Policy).
Henny Handayani, SH, MH (Advokat dan Aktivis Hukum, Ketum Garda Muda Nawacita)
Ganjar Bukan Pranowo (Ketum We Love NKRI Community)
Fredy Ulemlem, SH (Advokat)

Mengakhiri Dialog Kebangsaan Virtual ini, para narasumber dan peserta memberikan dukungan kepada Pemerintah Presiden Jokowi dalam menjalankan New Normal dimasa Pandemi Covid19 dengan Pernyataan Sikap sebagai berikut:


PERNYATAAN SIKAP
"MENDUKUNG PRESIDEN JOKOWI DALAM PENERAPAN NEW NORMAL"

Rasa solidaritas  yang tinggi saat ini dibutuhkan antara individu dan antar sesama anak bangsa. Oleh karena itu kita selalu menyuarakan pentingnya solidaritas sebagai kompas bersama dunia untuk keluar dari pandemi Covid19. Hal ini bertujuan untuk memastikan dan mempertahankan tingkat kesehatan populasi semaksimal mungkin. Dengan demikian maka pada hari ini sabtu tanggal 30 Mei tahun 2020 kami Para Aktivis dan Para Relawan Jokowi yang telah melaksanakan Halal Bihalal dan Dialog Kebangsaan dengan Tema: "Pro Kontra  New Normal" adapun dari hasil Dialog Kebangsaan menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:


1. Bahwa kami  mendukung penuh pernyataan Presiden Jokowi meminta kepada warga negara untuk menjalani hidup new normal.
2. Bahwa masyarakat dalam menjalani hidup new normal, kami menyerukan untuk perlawanan terhadap Covid-19 tetap berlangsung dengan mengedepankan protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah  dibawah kepemimpinan presiden Jokowi.
3. Bahwa kami mendukung penuh  kebijakan
Pemerintah untuk mengatur kehidupan masyarakat  melalui new normal agar ekonomi masyarakat  berangsur-angsur dapat kembali berjalan normal seperti biasa.
4. Kami menentang dan mengutuk keras segala upaya penggulingan Presiden Jokowi  melalui isu-isu politik yang muncul ditengah pandemi Covid 19.
5. Bahwa kami mendorong pemimpin bangsa dan masyarakat di tingkat nasional dan daerah untuk bersama-sama menjaga kebhinekaan dan kedaulatan NKRI dan menghindari pemaksaan kehendak dan pendapat yang bertentangan dengan ideologi Pancasila dan UUD 1945.

Demikian pernyataan sikap  kami  buat dan disampaikan untuk menjadi  perhatian semua pihak tanpa terkecuali, atas  kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih. [tim]

Tidak ada komentar