Breaking News

Sempat Baku Tembak, 2 Perampok Toko Mas Tewas 1 Dilumpuhkan


Palembang, Tabloid NPP - Tiga komplotan perampok bersenjata api yang menyantroni Toko Emas Cahaya Murni di Pasar Sungai Lilin, kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (26/03), pukul 12.00. WIB, yaitu Nasir (42) warga Desa Pulau Raman, Kecamatan Tanjung Raja Selatan Kabupaten Ogan Ilir Sumsel merupakan residivis.

Beruntung nasibnya dibandingkan dengan dua rekannya yang lain  menemui ajal setelah diberikan tindakan tegas dan terukur oleh polisi. Nasir dilumpuhkan anggota Subdit IV Jatanras Polda Sumsel,  di kedua kakinya.

Sedangkan dua rekannya, M Ali (40), warga Tanjung Raja, Ogan Ilir dan Pendi (49), warga Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Kodya Palembang tewas setelah baku tembak dengan petugas Jatanras Polda Sumsel.

Menurut Nasir, ia pernah menjadi pilot dalam perkara Pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret di Bangka, sepak terjangnya ditangkap petugas, yang akhirnya dia pun dipenjara selama 1,5 tahun.

Ditahun 2000, kami merampok nasabah bank. dan aku sebagai pilot saja. dan menjalani hukuman," ungkapnya.

Dalam aksi perampokan di toko emas Cahaya Murni, saya diajak Pendi warga Gandus yang tewas ditembak anggota Jatanras Polda.

"saya di ajak Pendi, saya di suruh mencarikan mobil, dapatlah mobil Avanza putih rental, Sudah dibayar Rp 400 ribu,” sebutnya.

Saat di tanya, senjata api jenis revolver, dia mengaku tidak membawa, “yang membawa senjata api Pendi dan Ali, saya cuma membantu, jadi saya hanya mengantar kawan saja,” jelasnya.

Hasil dari rampokan berupa emas  saya belum sempat menikmatinya," ungkap Nasir.

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan SIk didampingi Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi SIk dan Kanit V Kompol Zainuri SH mengatakan pihaknya menindak tegas satu pelaku atas nama Nasir.

Sedang dua lagi Pendi dan Ali tewas usai baku tembak dengan anggotanya di Indralaya kabupaten Ogan Ilir.

“Masih tinggal 5 pelaku lagi, Untuk barang bukti sebanyak 3 kilogram emas sudah kita selamatkan. Namun menurut pihak toko total 6 kilogram emasnya," sebutnya

“Untuk tim gabungan ini kita bagi dua, satu tim dipimpin Unit V Jatanras polda dan tim dua oleh Kasat Reskrim Polres Muba AKP Deli Haris SH sebagai pengembangan kasus ini,” tegasnya.

Menurut Delfi Saputra (24), selaku korban,  saat kejadian ia ditodong pelakuyang  jaraknya sangat dekat sekali  dengan menggunakan senjata api.

“kejadiannya sangat cepat sekali, 4 pelaku pakai senpi semua, waktu kejadian di dalam ada bapak sama ibu juga. Jumlah emas yang di ambil oleh pelaku sebayak 6 kilogram seharga Rp 4,2 miliar,"sambubgnya.

Delfi mengucapkan terima kasih pada petugas dengan sangat cepat sekali  menindak tegas para pelaku perampokan bersenjata api ini. (P Kusuma/Farman)

Tidak ada komentar