Breaking News

Malang, Seorang Nenek 78 Tahun Menjadi Korban Perampokkan


Batu Bara, Tabloid NPP - Malang nasib nek Musinem (78) tahun warga Desa Simodong Dusun Kampung Jawa Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara, menjadi sasaran  perampok bertopeng dan mengamcam nek Musinem (78) dengan kampak, karena ketakutan akhirnya nek Musinem hanya diam pasrah, sehingga perampok bertopeng itupun berhasil menggondol emas uang puluhan juta rupiah berikut BPKB mobil, ungkap Wono anak nek Musinem kepada wartawan, seusai membuat laporan di Polsek Indrapura. 25/02/2020 sore.

Dikatakan Wono, "ibu tinggal bersamanya namun pada Saat kejadian 24/02 tepatnya pukul 11.00 wib, Wono sedang bekerja mengajar disekolah yang berjarak 700 meter dari rumah," ujarnya.

Wono juga menjelaskan, perampok itu  sepertinya sudah sangat mengetahui pukul berapa Wono pulang mengajar dari sekolah.

Nek Musinem juga menceritakan  kepada Wono anaknya, perampok itu memakai tutup wajah (sebo) sepertinya perampok itu kok sangat faham letak barang berharga termasuk uang yang berada di sarung bantalpun ikut disikat habis perampok itu.

Kapolsek Indrapura AKP Mitha Natasya. SH. S.IK  melalui Kanit Reskrim Ipda Jimmy R. Sitorus membenarkan kejadian tersebut dan anak korban telah membuat LP di Polsek Indrapura.

Diketahui juga bahwa letak rumah sang nenek memang sangat terpencil dan sepi sehingga perampok sangat leluasa ketika menjalankan  aksinya dengan mengobrak - abrik isi lemari di kamar nenek dan kamar Wono anaknya.

Ketika ditemui wartawan di kediamannya, Nek Musinem menceritakan. "Saat itu dari dapur masuk menuju kekamar, saat melihat pintu kamar terbuka, merasa curiga ketika itu juga melihat ada perampok  yang menggunakan tutup wajah berupa masker dan sudah memegang tas, sambil mengancam dengan sebuah kampak, "ungkap Nek Musinem sedih.

Meski seorang diri Nek Musinem berusaha menghalangi perampok untuk kabur menuju pintu belakang dan menarik tas yang berisikan emas serta uang miliknya, namun perampok kembali mengacungkan kampaknya sehingga sang nenek mundur dan ketakutan.

Akibat perampokan disiang bolong itu Nek Musinem mengalami kerugian mencapai  berjumlah 45 juta rupiah lebih lain BPKB mobil milik anaknya Wono ikut di gondol.

Kepada Wartawan Wono mantan ketua PD Pemuda Muhammadiyah Batu Bara itu menjelaskan, "personil Polsek Indrapura telah datang ke rumah untuk melakukan cek TKP," jelasnya.

"Berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan orang tua saya masih trauma akibat kejadian itu, "jelas Wono.


Tim/Rizal Hutagaol

Tidak ada komentar