Breaking News

Menuju Kantin Sekolah Sehat, BPOM Melakukan Program Pangan Jajanan Anak Sekolah


Palembang, TABLOID NPP - Balai Besar Pemeriksaan Obat dan Makanan  (BBPOM) di Palembang melakukan assessmen atau penilaian terkait dengan keamanan pangan sekolah atau kantin.

Hal ini dijelaskan Kepala BBPOM Palembang Hardaningsih, sehubungan dengan program Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), yang pada bulan Juni-Juli 2019 telah dilakukan bimbingan teknis terhadap 989 Sekolah baik SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MAN di seluruh Kab/Kota se Provinsi Sumatera Selatan.

" kita sudah melakukan Bimbingan Teknis kepada Kepala Sekolah, Guru UKS dan pengelola Kantin," ujarnya.

Hardaningsih melanjutkan," akan melakukan assessmen terhadap 100 sekolah yang sudah di beri bimbingan teknis dan setelah assessment ini akan ada Pelatihan "Program Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah," jelasnya.

Setelah itu bulan Oktober sampai November akan kita nilai kembali ,  kantinnya bersih dan aman, bagi yang lulus dalam penilaian, dan akan mendapat Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah (PBPKS).

Dijelaskan Hardaningsih, kegiatan ini akan diikuti sekitar 100  sekolah di Kota Palembang dan juga kota lain se-Sumsel.

"Tujuan diadakan assassmen ini agar kantin sekolah termasuk pedagang yang ada di sekitar sekolah menjual pangan jajanan anak sekolah seperti snack atau makanan dan minuman sepinggan serta minuman yang bersih, sehat dan aman yang tidak mengandung bahan yang dilarang dalam pangan," bebernya.

"Diharapakan sekolah yang sudah kami latih kemarin sebanyak 989 sekolah, SD, SMP, SMA, segera membentuk Tim Keamanan Pangan Sekolah di masing-masing kantin sekolah.

Agar kantin ataupun penjaga PJAS dapat dibina untuk selalu menjual makanan yang bersih dan aman, sehingga anak-anak terhindar dari bahan - bahan yang berbahaya dan  dapat menganggu kesehatan. Nantinya kualitas pertumbuhan anak untuk menjadi anak yang sehat dan cerdas.

Untuk sekolah yang kemarin belum mendapatkan bimbingan teknis bisa diusulkan melalui Dinas Pendidikan dikota masing -masing," pungkasnya.(yanti)

Tidak ada komentar