Breaking News

Hasil Rapat Komite SMA Negeri 6 Palembang Bersama Wali Murid Disepakati di Angka 5.150.000


Palembang, TABLOID NPP - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Palembang, jumat (30/08/2019)
menggelar rapat antara orang tua siswa dan pihak komite sekolah.
Setelah ada surat edaran dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, menyangkut sekolah yang selama ini minta bantuan dari orang tua.

Dalam rapat yang dihadiri orang tua siswa kelas sepuluh,Maryati selaku kepala Sekolah menjelaskan kepada awak media bahwa "orang tua siswa meminta sekolah harus tetap unggul di IMTAQ",  dengan alasan "orang tua menyekolahkan anaknya di SMA 6 karena selama ini telah unggul di IMTAQ dan tidak mau pridikat itu di cabut dari SMA 6 jelasnya.

Karena mayoritas unggulan tidak bisa  dibiayai semua dari Pemerintah,  maka kita sepakat menggalang dana  bantuan dari orang tua siswa jelas Kepala SMA 6 ini.

Bentuk kesepakatan dari orang tua siswa ini jelas Maryati " orang tua siswa  pada sabtu( 31/08) diundang kembali untuk menuliskan secara suka rela berapa besaran yang akan mereka sumbangkan ".
Walaupun kemarin dicapai kesepakatan untuk uang sarana itu di angka 5.150.000 bebernya.

Ditambahkan Maryati "kalau orang tua merasa mampu mereka juga  banyak yang menuliskan lebih dari itu",
dan buat yang tidak mampu juga banyak yang mengajukan nol rupiah pun kami terima asal mereka benar - benar tidak mampu jelasnya.

"Orang tua tidak merasa dipaksa dan kita subsidi silang yang merasa mampu menyumbang lebih dari itu yang tidak mampu bisa menyumbang seberapa mampu" tuturnya.

Orang tua sepakat dan mereka meminta uang itu tidak dibayar dalam sekali,mereka minta tempo, ada yang minta tempo sampai Desember ,Januari dan juga ada yang minta tempo sampai anak mereka naik ke kelas  dua,Kita beri kesempatan mereka menulis sendiri -sendiri kata Maryati.


kebijakan dari sekolah untuk mereka yang ingin gratis , silahkan untuk melengkapi dengan surat keterangan tidak mampu dari lurah setempat.

Ketika ditanya alokasi dana yang nantinya terkumpul Maryati menjelaskan "akan di gunakan untuk membeli mesin-mesin dan juga perbaikan sarana serta rehab berat".

Sementara itu Dian salah satu orang tua siswa mengatakan " saya tidak keberatan dengan iuran 5.150.000 ini , karena dari hasil rapat yang digelar Jumat itu orang tua bebas mengeluarkan unek -uneknya biar tidak ada paksaan dalam keputusan rapat"
Kesepakatan hasil rapat dituangkan dalam surat pernyataan yang mrnyatakan tidak krberatan membayar uang iuran dikisaran angka 5.150.000.Kalau tidak mampu tidak dipaksa dan boleh nyicil ujarnya.
Saya pribadi tidak keberatan, anak saya yang berasal dari Al.Azhar memilih SMA 6 karena agama dan IMTAQ nya kuat dan bagus pungkasnya.(yanti mahameru)

Tidak ada komentar