Breaking News

Aniaya Istri Hingga Tewas, Avid Serahkan Diri ke Polsek Indralaya


Ogan Ilir, TABLOID NPP - Warga Desa Lubuk Sakti Dusun II Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Avid Bin Awi(48) setelah menganiaya istrinya sendiri Santi hingga tewas di tempat akhirnya tersangka Avid datang kepolsek Indralaya untuk menyerahkan diri Rabu(4/9).

Menurut Kapolsek Indralaya AKP.Bambang Julianto saat diwawancarai Kamis(5/9) mengatakan,sekitar jam 10.30 wib kami mendapat laporan dari masyarakat telah terjadi penganiayaan yang dilakukan suami terhadap istrinya sendiri dan menindaklanjuti dari laporan tersebut kami langsung menuju puskesmas Indralaya karna infonya korban berada di Puskesmas.

Kemudian kami mengecek dan benar bahwa korban ada di Puskesmas dalam keadaan sudah meninggal. Setelah itu kami langsung mengamankan pelaku dan langsung olah TKP tempat kejadian didesa lubuk sakti dusun II kecamatan Indralaya kabupaten Ogan Ilir. Dari hasil olah TKP kita menemukan beberapa barang bukti yang digunakan tersangka untuk menganiaya istrinya seperti satu buah besi behel ulir sejenis linggis berukuran kurang lebih 50 Cm dan besi ini yang digunakan untuk menghantam kepala korban Santi istrinya sendiri,kemudian dihantam lagi bagian leher ini yang mengakibatkan korban tewas ditempat.

Dari pengakuan tersangka  salah satu motifnya adalah cemburu terhadap korban istrinya yang diduga selingkuh dengan laki laki lain. Untuk sementara dari keterangan saksi saksi dan keterangan tersangka Sendiri adalah pelaku tunggal tidak ada pelaku lain. Untuk indikasi kejiwaan terhadap tersangka masih kita selidiki dan dalami apakah ada indikasi kejiwaan atau tidak. Tapi sampai hari ini tersangka masih kooperatif dan normal

Kejadian ini termasuk dalam ruang lingkup rumah tangga maka kita kenakan undang Undang penghapusan dalam rumah tangga khususnya pasal 44 ayat 3 dan ancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, tersangka juga kita kenakan undang undang berlapis dan kita gunakan undang undang khusus dan undang undang KUHP ."ungkapnya.

Menurut keterangan tersangka Avid Bin Awi(48) mengatakan sebenarnya saya tidak tega dan tidak ada niat bunuh istri aku hilaf pak. Kami sudah berumah tangga selama 15 tahun dan sudah memiliki dua orang anak satu perempuan bernama Serly sekarang duduk di kelas satu di SMK Meranjat dan satu laki laki bernama Vino baru kelas enam SD di Indralaya dan memang kami sering ribut dalam berumah tangga."ucapnya.

Dengan berkaca kaca berlinang air matanya Avid berujar menyesal telah membunuh istrinya dan meminta maaf atas kesalahan dan hilaf yang telah diperbuat dan aku berharap kepada seluruh keluarga untuk mengurus kedua anak anak kami ini sambil meneteskan air mata penyesalannya."ungkapnya.(yongki&tim)

Tidak ada komentar